"Everyday is a brand new start"

24 December 2013

Memegang Keyakinan





Temanggung, Jawa Tengah | 24 Desember 2013

Tulisan Kurniawan Gunadi

Saat ini, jika kita meyakini sesuatu. Maka peganglah itu kuat-kuat. Jadikan apa yang kita yakini menjelma menjadi pikiran dan perbuatan. Tidak perlu dengan sengaja menyebarkan keyakinan kita agar menjadi keyakinan orang lain. Biarkanlah orang lain memilih apa yang dia yakini.

Itulah prinsip yang saya ambil. Yang agama yang menjadi keyakinan saya ajarkan.  Keyakinan saya mengajarkan bahwa tidak boleh saya memaksakan orang lain memeluk keyakinan yang sama dengan saya. Sebab keyakinan itu sendiri bukan paksaan.

Dalam hal lain, ini berlaku. Ketika saya menyakini bahwa saya memilih tidak pacaran. Maka saya menjadikannya sebagai pikiran dan perbuatan. Seandainya kamu memilih untuk melakukannya. Itu tentu pilihanmu dan kita sama-sama tahu apa konsekuensinya. Kita semua cukup dewasa untuk memilih sikap.

Namun, dalam sisi lain. Keyakinan saya pun mengajarkan untuk menyebarluaskan  (dakwah) agar kebaikan senantiasa mengalir. Lalu jalan apa yang saya pilih, tentu saja tidak ada dakwah yang jauh-jauh lebih berkesan daripada memberikan teladan. Menjadi contoh.

Karena telalu banyak orang sibuk bicara di mimbar tapi di luar itu, tindakannya bertolak-belakang. Maka saya memilih untuk berusaha berdakwah dengan tindakan. Dengan saya tidak pacaran. Dengan saya tidak ini dan itu. Dengan saya memilih ini dan itu. Biarkan orang lain menilai itu baik atau buruk. Dan biarkan orang lain memilih untuk mengikutinya atau tidak.

Saya menulis. Itu adalah cara saya untuk menjaga diri. Sebab saya sama saja seperti manusia pada umumnya. Tidak sempurna, banyak khilafnya. Saya menulis agar ada - dan ada saja - orang yang selalu mengatakan kepada saya ketika saya melenceng. “Nih, kamu pernah nulis begini”.

Saya berteman dengan teman-teman yang memiliki keyakinan berbeda. Keyakinannya tentang rokok. Keyakinannya tentang hubungan lawan jenis. Keyakinannya tentang sekolah. Keyakinannya tentang keluarga dan pernikahan. Dan saya tetap berada pada keyakinan saya sendiri. 

Tidak lagi saya mengatakan sesuatu jika tidak saya lakukan. Keyakinan ini saya pilih dengan kesadaran penuh dan sadar pula pada segala konsekuensinya. Orang lain mungkin akan memaki-maki mengapa saya seperti ini dan itu. Berkomentar mengapa saya memilih ini dan itu. Dan saya memilih untuk tuli.

Tidak perlu kita bersusah payah menyebarkan prinsip/keyakinan kita kepada orang lain. Pegang itu dan amalkan dengan sebaik-baiknya. Orang lain akan melihat dari apa yang kita lakukan. Dan kita akan selalu diuji oleh apa yang telah kita katakan.

Biarkan orang lain memilih jalannya. Kita hanyalah perantara. Bukan sebagai pendoktrin. Biarkan orang lain melihat bagaimana cara hidup kita. Dan saling menghargailah.

Saya memilih menyebarkan semua dan apapun yang menjadi keyakinan saya melalui perbuatan. Sekiranya saya melenceng. Saya selalu menulis, membacanya kembali. Mengingatkan diri sendiri. Saya menulis untuk diri saya sendiri. Jika ada orang lain yang ikut membaca dan terpengaruh. Itu diluar kendali keinginan saya.

Silakan ambil apapun yang baik. Dan saya akan tetap menjalankan apa yang telah menjadi keyakinan saya. Memegangnya erat-erat. Mungkin berat, namun selalu saja dalam perjalanan ini, saya menemukan teman-teman yang memiliki keyakinan sama. Hal itu sangat berharga. Hal itu membuat saya semakin yakin, bahwa saya tidak sendirian.

Selamat memegang keyakinan. Apapun keyakinanmu, sadarilah bahwa kamu tidak asal memilih. Pahamilah segala konsekuensi atas pilihan keyakinan dalam hidupmu. Dan saling menghargailah, sebagaimana kamu ingin dihargai atas keyakinanmu.

Share:

0 comments:

Post a Comment

UmmuZayd

UmmuZayd
"UmmuZayd"
Inspirasi dari surah Al-Ahzab ayat 37
Zayd; nama yang pernah bersatu dengan patah perkataan Al-Quran
Zayd; nama yang terus kekal dituturkan makhluk yang membaca Al-Quran
Aku ingin menjadi Ummu Zayd
Ibu kepada insan-insan mulia ahlul Quran

Amin Ya Rabb

*Blog Ummuzayds telah bermula pada tahun 2009, dengan nama nursrikandislam, heartofsrikandi dan terkini lebih matang, ummuzayds. Enjoy your reading! ;)

Popular Posts

"umi, kami selongkar dunia maya
dan temukan catatan umi di sana"

-Anak-Anak UmmuZayd-

"Cita-cita ku adalah menginspirasi jutaan orang
meski mereka tak mengenalku,
biarlah Allah yang menilai kerja-kerjaku"

Categories

Blog Archive