"Everyday is a brand new start"

07 October 2015

Peristiwa Peradaban

Gambar Hiasan

Bismillah..

"Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."  (Al-Furqon : 74)

Pernikahan itu seperti kematian, ia tak dapat diprediksi namun wajib untuk disiapkan. Pernikahan itu seperti kematian, ia tak perlu dibicarakan namun ia pasti akan datang.

Kita seringkali menganggap pernikahan itu adalah peristiwa hati. Padahal sesungguhnya pernikahan adalah peristiwa peradaban.

Ini bukan hanya tentang dua manusia yang saling mencinta lalu mengucap akad. Ini peristiwa peradaban yang mengubah demografi manusia.

Pernikahan adalah sayap kehidupan. Rumah adalah benteng jiwa. Jika di rumah kita mendapat energi memadai, di luar rumah kita akan produktif.

‘Sakinah’ bukan cuma ‘tenang’. Ia berasal dari kata ‘sakan’ yang ertinya ‘diam/tetap/stabil’. Maka ia tenang karena stabil, bukan lalai.

Sakinah: ketenangan yang lahir dari kemantapan hati. Manusia menjadi tenang saat kebutuhan-kebutuhannya terpenuhi secara komperhensif.

Al-Qur’an menjelaskan: ‘Kami jadikan air sebagai sumber kehidupannya’. Air (mani): sumber stabilitas dan produktifitas.

Hakikat pernikahan tidak bisa dipelajari dari manapun. Learning by doing. Islam arahkan menikah muda agar penasaran itu cepat terjawab. 

Agar setelah ‘rasa penasaran’ itu terjawab, perhatian seseorang bisa lebih banyak tercurah dari urusan biologis ke intelektualitas-spiritualitas.

Tidak perlu takut terhadap beban hidup, yang perlu dilakukan hanya mengelolanya. Sebab pelaut ulung pun terlahir setelah melewati gelombang-gelombang samudera.

Yang bisa membuat kita melewati gelombang itu adalah persepsi awal yang benar tentang cinta. Dorongan untuk terus memberi pada yang kita cintai.

Hubungan yang terbina bukan hanya hubungan emosional, tapi juga spiritual-rasional. Karena keluarga ini adalah basis sosial terkecil untuk membangun peradaban. 

[Khutbah pernikahan anak Ust.Tate Qomaruddin oleh Ustaz Anis Matta]


Menikah adalah amanah. Menikah adalah dakwah. Maka segala di dalamnya harus sesuai dengan syariat ibadah, amanah, dan dakwah.

Benarlah, pernikahan adalah akad untuk segala yang bernama kebaikan!

Wallahualam.
Share:

0 comments:

Post a Comment

UmmuZayd

UmmuZayd
"UmmuZayd"
Inspirasi dari surah Al-Ahzab ayat 37
Zayd; nama yang pernah bersatu dengan patah perkataan Al-Quran
Zayd; nama yang terus kekal dituturkan makhluk yang membaca Al-Quran
Aku ingin menjadi Ummu Zayd
Ibu kepada insan-insan mulia ahlul Quran

Amin Ya Rabb

*Blog Ummuzayds telah bermula pada tahun 2009, dengan nama nursrikandislam, heartofsrikandi dan terkini lebih matang, ummuzayds. Enjoy your reading! ;)

Popular Posts

"umi, kami selongkar dunia maya
dan temukan catatan umi di sana"

-Anak-Anak UmmuZayd-

"Cita-cita ku adalah menginspirasi jutaan orang
meski mereka tak mengenalku,
biarlah Allah yang menilai kerja-kerjaku"

Categories